Rencana Umum Tata Ruang Ibukota Kabupaten Seluma merupakan suatu perencanaan yang dapat selaras dengan pembangunan kota yang sedang berjalan dan dapat menampung aspirasi berbagai elemen masyarakat. Hasil yang ingin dicapai didalam RUTR Ibukota Kabupaten Seluma yakni rumusan rencana pengembangan kota yang dapat dijadikan pedoman dalam pelaksanaan pengembangan dan pembangunan kota, bagian-bagian wilayah kota serta unsur-unsur pengisi bagian wilayah kota.
RUTR Ibukota Kabupaten Seluma dimaksudkan untuk :
- Mempertahankan fleksibilitas dan kedinamisan rencana tata ruang kota, mengantisipasi berbagai permasalahan yang mungkin terjadi dalam pengembangan kota.
- Mendayagunakan rencana kota sebagai alat untuk menyusun program pembangunan secara optimal dalam jangka waktu 10 tahun dan sebagai alat pengendalian pemanfaatan ruang kota secara tepat.Memfungsikan rencana kota agar dapat menampung perkembangan dan dinamika kegiatan ekonomi dan aspirasi masyarakat kota.
Pengembangan Kota Tais sesuai dengan RUTR Ibukota Kabupaten Seluma bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan kehidupan dan penghidupan penduduknya, menciptakan suasana aman, tertib dan sehat. Tujuan tersebut diatas dapat tercapai melalui pemanfaatan ruang kota yang serasi dan seimbang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan daya dukung pertumbuhan dan perkembangan Kota Tais yang dilaksanakan dengan cara :
- Pendekatan politik, yaitu pendekatan pada upaya menselaraskan pertumbuhan kota dan sekaligus mencegah timbulnya kesenjangan antar daerah
- Pendekatan ekonomi yaitu pendekatan pada upaya efisiensi dan efektifitas penggunaan potensi-potensi yang ada di wilayah kota itu sendiri.
- Pendekatan social budaya yaitu pendekatan pada upaya penciptaan suasana kemasyarakatan dengan nilai-nilai social budaya yang harmonis berdasarkan kegotong-royongan.
- Pendekatan pertanahan dan keamanan yaitu pendekatan pada upaya penciptaan kondisi kota yang aman dan tertib untuk mendukung pertanahan.
- Pendekatan strategis yaitu pendekatan penentuan fungsi kota, pengembangan kegiatan kota dan tata ruang kota yang merupakan penjabaran dan pengisian dari rencana-rencana pembangunan nasional dan daerah\
- Pendekatan teknis yaitu pendekatan optimalisasi pemanfaatan ruang kota, antara lain dengan memperbaiki lingkungan, meremajakan , memberikan fasilitas dan utilitas secara tepat, mengefisienkan pola angkuta, menjaga kkelestarian dan meningkatkan kualitas lingkungan.
- Pendekatan pengelolaan yaitu pendekatan terhadap aspek admnistrasi, keuangan, hokum dan perundang-undangan, agar rencana kota dapat diterapkan melalui koordinasi antar instansi vertical di daerah.